Connect with us

Berita

Alumni Muda PMII Ajukan Amicus Curiae di Sidang Korupsi Tata Kelola Minyak Pertamina Patra Niaga

Published

on

Jakarta — Alumni Muda Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) resmi menyampaikan pendapat hukum sebagai amicus curiae (sahabat pengadilan) kepada Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dalam perkara dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang di PT Pertamina (Persero) periode 2018–2023.

Dalam dokumen yang ditandatangani Koordinator Alumni Muda PMII, Mochammad Chabibi Syafi’udin, organisasi tersebut menegaskan bahwa mereka tidak memiliki kepentingan langsung terhadap perkara. Namun, langkah ini diambil sebagai bentuk kepedulian terhadap penegakan hukum, keadilan, dan tata kelola pemerintahan yang baik.

Landasan Hukum Amicus Curiae

Alumni Muda PMII menyatakan kehadiran mereka sebagai pihak ketiga memiliki legitimasi normatif merujuk pada Pasal 5 ayat (1) Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman. Ketentuan tersebut mewajibkan hakim untuk menggali, mengikuti, dan memahami nilai hukum serta rasa keadilan yang hidup di masyarakat.

“Pendapat hukum ini disampaikan semata-mata sebagai kontribusi pemikiran yang objektif dan independen guna membantu Majelis Hakim memutus perkara secara adil dan proporsional,” demikian tertulis dalam dokumen tersebut.

Sorotan Perkara

Perkara yang sedang diperiksa berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi dalam tata kelola minyak mentah dan produk kilang di lingkungan PT Pertamina (Persero), termasuk subholding dan pihak terkait pada rentang 2018–2023.

Berdasarkan dakwaan penuntut umum, kasus ini diduga menimbulkan kerugian keuangan negara sekitar ± Rp193,7 triliun. Kerugian tersebut disebut bersumber dari praktik kebijakan dan pengelolaan yang tidak sesuai prinsip tata kelola yang baik.

Dalam dakwaan, sejumlah dugaan perbuatan yang disorot antara lain:

Manipulasi kebijakan impor minyak mentah dan/atau produk kilang;

Penyalahgunaan kewenangan jabatan;

Pengondisian dalam proses pengadaan;

Mark-up harga melalui mekanisme perantara (broker);

Penyimpangan distribusi dan pencatatan kualitas BBM.

Meski demikian, Alumni Muda PMII menegaskan seluruh dalil masih dalam tahap pembuktian di persidangan dan tetap tunduk pada asas praduga tidak bersalah.

Tiga Isu Hukum Kunci

Dalam amicus curiae tersebut, terdapat tiga isu hukum utama yang dinilai penting untuk dipertimbangkan Majelis Hakim.

Pertama, apakah unsur “melawan hukum” dan “memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi” sebagaimana Pasal 2 ayat (1) UU Tipikor terpenuhi.

Kedua, apakah unsur “penyalahgunaan kewenangan karena jabatan atau kedudukan” dalam Pasal 3 UU Tipikor dapat dibuktikan.

Ketiga, apakah perbuatan yang didakwakan terbukti menimbulkan kerugian keuangan negara atau perekonomian negara secara sah dan meyakinkan menurut hukum.

Analisis Yuridis

Dalam analisisnya, Alumni Muda PMII menekankan bahwa unsur “melawan hukum” dalam perkara korupsi tidak hanya terbatas pada pelanggaran formil terhadap peraturan perundang-undangan. Unsur tersebut juga mencakup penyimpangan dari asas kepatutan, prinsip good corporate governance, dan prinsip kehati-hatian.

Mereka menilai, apabila di persidangan terbukti terdapat rekayasa kebijakan, pengondisian impor, atau praktik yang menyimpang dari ketentuan, maka unsur melawan hukum secara yuridis dapat dinyatakan terpenuhi.

Terkait kerugian negara, dokumen tersebut menegaskan bahwa pembuktiannya harus berdasarkan perhitungan yang sah menurut hukum, termasuk melalui keterangan ahli dan laporan lembaga berwenang seperti Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Kerugian juga harus nyata dan terukur sebagaimana ditegaskan dalam berbagai putusan Mahkamah Konstitusi.

Sementara untuk Pasal 3 UU Tipikor, Alumni Muda PMII menguraikan bahwa harus ada jabatan yang melekat pada terdakwa, penggunaan kewenangan yang menyimpang, tujuan menguntungkan pihak tertentu, serta timbulnya kerugian negara.

Dampak Sistemik

Lebih jauh, mereka menilai perkara ini memiliki implikasi strategis yang luas karena menyangkut ketahanan energi nasional, stabilitas fiskal dan beban APBN, kepercayaan publik terhadap BUMN, serta integritas tata kelola sektor energi.

“Putusan dalam perkara ini tidak hanya berdampak pada para terdakwa, tetapi juga menentukan standar akuntabilitas pengelolaan sumber daya negara ke depan,” tulis mereka.

Permohonan kepada Majelis Hakim

Melalui amicus curiae tersebut, Alumni Muda PMII memohon agar Majelis Hakim:

1. Memeriksa dan menilai perkara secara objektif berdasarkan alat bukti yang sah;

2. Mempertimbangkan secara komprehensif aspek kerugian negara dan dampak sistemiknya;

3. Menjatuhkan putusan yang mencerminkan kepastian hukum, keadilan, dan kemanfaatan;

4. Jika terdakwa terbukti bersalah, mempertimbangkan pidana tambahan Pasal 18 UU Tipikor, termasuk pembayaran uang pengganti dan perampasan aset untuk pemulihan kerugian negara.

Penegasan Independensi

Di bagian penutup, Alumni Muda PMII menegaskan bahwa pendapat hukum tersebut merupakan kontribusi independen demi tegaknya supremasi hukum, penguatan tata kelola negara, dan perlindungan kepentingan publik.

Mereka berharap masukan tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan Majelis Hakim dalam memutus perkara secara adil dan berintegritas. (Ok)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Reuni dan Halal Bihalal Lingkungan Manunggal, Warga Moyoketen–Gedangsewu Eratkan Persaudaraan Lewat Tradisi Kupatan

Published

on

Tulungagung,- Kebersamaan dan semangat persaudaraan terpancar dalam kegiatan Reuni dan Halal Bihalal Lingkungan Manunggal yang mempertemukan warga dari Desa Moyoketen hingga Desa Gedangsewu. Acara yang berlangsung pada Minggu, 29 Maret 2026 di BILKOP Brombong ini menjadi momentum istimewa untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus merajut kembali kebersamaan antarwarga.

Sejak pagi hari, ratusan warga dari berbagai kalangan tampak memadati lokasi acara. Dengan penuh antusias, mereka hadir untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang dikemas sederhana namun sarat makna. Suasana hangat dan penuh keakraban begitu terasa, memperlihatkan kuatnya ikatan kekeluargaan di antara masyarakat kedua desa.

Kepala Desa Moyoketen, Hari Purwanto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan ajang yang sangat penting untuk mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat. menekankan bahwa Halal Bihalal bukan sekadar tradisi, melainkan juga sarana untuk membersihkan hati dan memperbaiki hubungan antar sesama.

“Acara hari ini adalah Reuni dan Halal Bihalal. Kami berharap di hari yang suci ini seluruh keluarga besar dapat saling memaafkan dengan tulus, baik lahir maupun batin, sehingga kebersamaan yang terjalin semakin kuat,” ungkapnya.

Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan ramah tamah yang berlangsung penuh kehangatan. Warga tampak saling berbaur tanpa sekat, berbincang santai, serta mengenang kebersamaan di masa lalu. Momen ini menjadi bukti nyata bahwa nilai gotong royong dan kekeluargaan masih terjaga dengan baik.

Gunawan selaku pengelola BILKOP Brombong juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kehadiran seluruh masyarakat.

“Saya sangat berterima kasih atas kehadiran seluruh keluarga besar dari Desa Gedangsewu hingga Desa Moyoketen. Semoga kebersamaan ini terus terjaga ,” ujarnya.

Kemeriahan acara semakin terasa saat memasuki sesi ramah tamah yang dilanjutkan dengan tradisi kupatan. Warga bersama-sama menikmati hidangan khas lebaran seperti ketupat dan aneka lauk pauk dalam suasana santai dan penuh kebersamaan. Tradisi makan bersama ini tidak hanya mempererat hubungan sosial, tetapi juga menjadi simbol rasa syukur dan kebahagiaan setelah merayakan Hari Raya.

Melalui kegiatan ini, semangat “manunggal” atau persatuan benar-benar terwujud. Reuni dan Halal Bihalal ini tidak hanya menjadi ajang temu kangen, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya menjaga silaturahmi dan keharmonisan antarwarga.

Acara pun ditutup dengan penuh kehangatan dan kebahagiaan. Kebersamaan yang terjalin di BILKOP Brombong diharapkan dapat terus terjaga dan menjadi inspirasi bagi generasi mendatang untuk selalu menjunjung tinggi nilai persaudaraan dan kebersamaan.

Penulis : Ok

 

Continue Reading

Berita

Berbagi Berkah Ramadan, PSHT Santuni 50 Anak Yatim di Plosokandang Tulungagung

Published

on

Tulungagung,- Semangat berbagi di bulan suci Ramadan kembali ditunjukkan oleh puluhan anggota Perguruan Silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dengan menggelar kegiatan santunan kepada anak yatim piatu. Kegiatan sosial tersebut berlangsung di Angkringan Lawe 3, Desa Plosokandang, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, pada Senin sore (16/3) menjelang waktu berbuka puasa.

Dalam kegiatan penuh kepedulian tersebut, panitia memberikan santunan kepada sekitar 50 anak yatim piatu yang berasal dari Desa Plosokandang dan wilayah sekitarnya. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mereka sekaligus menghadirkan kebahagiaan di bulan Ramadan yang penuh berkah.

Acara berlangsung dengan suasana hangat dan penuh kebersamaan. Selain dihadiri para anggota PSHT, kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Desa Plosokandang, tokoh masyarakat, serta warga sekitar yang turut memberikan dukungan dan apresiasi terhadap kegiatan sosial tersebut.

Momentum santunan ini tidak hanya menjadi ajang berbagi, tetapi juga sebagai sarana mempererat tali silaturahmi antara anggota PSHT dengan masyarakat. Keakraban terlihat saat para anggota berinteraksi langsung dengan anak-anak yatim yang hadir, menciptakan suasana kekeluargaan yang penuh makna.

Menariknya, kegiatan tersebut juga dimeriahkan dengan hiburan orkes dangdut yang menghibur para tamu undangan dan masyarakat yang hadir. Kehadiran hiburan tersebut semakin menambah semarak acara tanpa mengurangi nilai sosial dan kebersamaan yang menjadi tujuan utama kegiatan.

Usai penyerahan santunan, seluruh peserta kemudian melanjutkan kegiatan dengan buka puasa bersama. Momen ini dimanfaatkan sebagai ajang mempererat persaudaraan antara anggota PSHT, masyarakat, serta anak-anak yatim yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Ketua Panitia, Adinputra, menyampaikan bahwa kegiatan santunan anak yatim ini merupakan bentuk kepedulian sosial dari para anggota PSHT kepada sesama, khususnya kepada anak-anak yang membutuhkan perhatian dan dukungan dari masyarakat.

“Melalui kegiatan ini kami ingin berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim, terlebih di bulan Ramadan yang penuh berkah. Semoga apa yang kami berikan dapat membantu dan membawa kebahagiaan bagi mereka,” ujarnya.

kegiatan sosial seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin setiap tahun sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya berhenti di sini, tetapi bisa menjadi agenda rutin setiap tahun. Semoga semakin banyak pihak yang tergerak untuk berbagi dan peduli kepada sesama,” tambahnya.

Kegiatan santunan yang berlangsung penuh kehangatan tersebut mendapatkan sambutan positif dari masyarakat sekitar. Banyak warga mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh PSHT karena dinilai mampu memperkuat nilai kepedulian sosial serta kebersamaan di tengah masyarakat.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan semangat berbagi, kepedulian, dan persaudaraan di lingkungan masyarakat, khususnya di wilayah Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, dapat terus terjaga dan semakin berkembang di masa yang akan datang.

 

Penulis : Ok

Continue Reading

Berita

Sambut Ramadhan 1447 H, Apollo Supermall Tulungagung Hadirkan Bazar Murah dan Hadiah Lebaran untuk Pengunjung

Published

on

Tulungagung,- Menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriyah sekaligus mempersiapkan kebutuhan Hari Raya Idul Fitri, Apollo Supermall Tulungagung menghadirkan program belanja spesial bagi para pengunjung.

Program promo ini memberikan hadiah langsung berupa payung lebaran bagi setiap pengunjung yang berbelanja minimal Rp500.000. Menariknya, promo tersebut berlaku kelipatan selama persediaan masih tersedia. Artinya, semakin besar nilai belanja yang dilakukan, semakin banyak pula hadiah yang bisa didapatkan oleh pengunjung.

Program ini menjadi salah satu upaya pusat perbelanjaan keluarga terbesar di Tulungagung tersebut untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memenuhi berbagai kebutuhan Ramadhan hingga Lebaran dengan harga yang lebih terjangkau.

Selama periode Ramadhan, pengunjung dapat menikmati beragam penawaran menarik dari berbagai tenant dan gerai yang tersedia di dalam pusat perbelanjaan tersebut. Produk yang ditawarkan pun cukup lengkap, mulai dari fashion, sepatu, sandal, hijab, perlengkapan ibadah hingga berbagai aksesoris penunjang penampilan saat Hari Raya Idul Fitri.

Owner Apollo Supermall Tulungagung, Ko Iwan Suprobo, mengatakan bahwa pihaknya juga menghadirkan Bazar Super Murah yang tersebar di dua lantai pusat perbelanjaan.

“Yang lebih seru lagi, kami menggelar Bazar Super Murah di lantai satu dengan aneka busana merek terkenal. Di lantai dua juga ada bazar murah berbagai sandal dan sepatu kekinian,” ujarnya.

Mengajak masyarakat Tulungagung dan sekitarnya untuk memanfaatkan momentum Ramadhan dengan berbelanja kebutuhan Lebaran di pusat perbelanjaan tersebut.

“Silakan berbelanja sepatu, sandal, tas, hijab, dan berbagai kebutuhan lainnya. Jangan lupa, setiap belanja Rp500 ribu dan berlaku kelipatannya, pengunjung bisa mendapatkan hadiah langsung payung lebaran selama persediaan masih ada,” tambahnya.

Selain menghadirkan berbagai promo menarik, Apollo Supermall Tulungagung juga menyediakan pengalaman berbelanja yang nyaman bagi para pengunjung. Berbagai fasilitas pendukung telah disiapkan, mulai dari sistem parkir modern dengan e-parking, mushola, toilet bersih dan nyaman, hingga ATM Center yang memudahkan transaksi.

Di area kuliner lantai satu, pengunjung juga dapat menikmati beragam pilihan makanan dan minuman dari sejumlah brand yang cukup dikenal, seperti KFC, Iji Bansusi, Top G, Mokko Donat, Roti O, Salsa Ice Cream, IZO, Pocoyo, Tok Tok, hingga Tivri. Selain itu terdapat pula BNK Mart yang menjadi salah satu tempat favorit masyarakat untuk berbelanja kebutuhan harian.

Tak hanya sebagai pusat belanja, kawasan ini juga menghadirkan berbagai wahana rekreasi keluarga. Di lantai satu tersedia arena bermain anak, playground, Sport Station, serta pusat perlengkapan olahraga All Fit Sport. Sementara di lantai dua, pengunjung dapat menikmati hiburan permainan keluarga di arena Timezone.

Menariknya, bazar murah juga tersedia di kedua lantai pusat perbelanjaan tersebut sehingga pengunjung memiliki lebih banyak pilihan saat berburu kebutuhan Ramadhan dan Lebaran.

Sebagai salah satu pusat perbelanjaan terlengkap dan terbesar yang dikenal masyarakat Tulungagung, Apollo Supermall Tulungagung tidak hanya menjadi tempat transaksi jual beli semata. Lebih dari itu, kawasan ini berkembang menjadi ruang rekreasi keluarga yang menghadirkan pengalaman belanja sekaligus hiburan dalam satu lokasi.

Momentum Ramadhan dan Idul Fitri sendiri selalu menjadi periode yang paling dinanti oleh para pelaku usaha ritel. Tingginya aktivitas belanja masyarakat menjelang Lebaran membuat berbagai pusat perbelanjaan berlomba menghadirkan program promo yang menarik dan kompetitif.

Melalui program Ramadhan tahun ini, pihak manajemen berharap dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekaligus meningkatkan semangat kebersamaan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri.

Bagi warga Tulungagung dan sekitarnya, promo Ramadhan ini menjadi kesempatan tepat untuk berburu kebutuhan Lebaran dengan harga lebih hemat, sambil menikmati suasana belanja yang nyaman bersama keluarga di satu tempat.

Penulis : Ok

Continue Reading

Trending